Zinedine buruk El Real itu disebabkan karena para pemain

Zinedine Zidane memastikan jika permainan Real Madrid sekarang
ini pun masih sulit ditebak oleh para tim rival. Tak dapat dipungkiri lagi jika
klub didikannya sudah menjalani kiprah mereka di gelaran La Liga Spanyol pada
musim 2017 – 2018 ini dengan performa memprihatinkan. Betapa tidak? Menyandang
status sebagai sang juara bertahan, tetapi para anak didik Zidane justru
bermain tidak optimal sehingga mereka tak mampu memenangi persaingan dengan
para pesaingnya di tangga klasemen sementara. Sungguh menyakitkan lagi karena
di pertandingan teranyar mereka harus menderita hasil minor di depan para fans
setianya sendiri saat melawan Villarreal.

 

Pada pertandingan yang digelar di Santiago Bernabeu
tersebut, klub berjuluk Los Blancos terpaksa ditaklukan dengan hasil akhir 0 –
1 dari The Yellow Submarines. Keadaan tersebut secara otomatis makin
memperburuk kondisi skuad Madrid. Mereka jadi tertahan pada urutan ke 4 di
tangga klasemen sementara La Liga dengan torehan 32 poin saja. Tim pun memiliki
jarak sejauh 16 angka dari tim Blaugrana, rival abadinya yang hingga sekarang
masih berdiri tegak untuk mendominasi persaingan di Liga Spanyol. Sejumlah pengamat
mulai menyampaikan komentar merasa masing-masing mengenai permainan buruk yang sudah
ditampilkan Gareth Bale dan kolega.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

Bahkan, banyak pihak juga merasa yakin jika performa
buruk El Real itu disebabkan karena para pemain tim lawan di musim baru ini
sudah bisa membaca gaya menyerang mereka. Tahu penilaian tersebut membuat sang
peramu strategi asal Prancis itu angkat bicara untuk memberi komentar. Secara
otomatis ia menilai bahwa pendapat tersebut sama sekali tidak benar. Dengan
tegas ia mengungkapkan jika gaya menyerang yang dimainkan Madrid sekarang ini
tidak mungkin bisa ditebak oleh tim lawan. Seperti yang dilansir dari Football
Espana pada hari Senin, 15 Januari 2018 lalu, Zidane menyebut tim sudah
mencetak banyak peluang dan melakukan tendangan ke gawang Villarreal. Akan
tetapi keberuntungan memang tidak berada di naungan mereka pada pertandingan
itu.

 

Satu hal yang jelas adalah pria bernama panjang Zinedine
Yazid Zidane itu sudah melakukan persiapan sematang mungkin bersama dengan seluruh
pemain didikannya untuk melakoni laga demi laga. Sehingga tidak benar juga
kabar yang menyebutkan bahwa kekalahan Madrid itu terpaksa mereka terima karena
sebelum pertandingan langsung mereka terlalu menganggap remeh permainan tim
tamu. Zidane menilai, ia juga merasa heran mengapa si kulit bundar tidak
kunjung memasuki gawang sang rival, tetapi hal itu sama sekali tak berhubungan
dengan serangan Madrid yang dapat ditebak tim lawan. Namun di sisi lainnya ia
juga membenarkan jika mental para pemain sekarang ini sudah mengalami penurunan
kekuatan daripada di musim 2016 – 2017 lalu.

 

 Zinedine Zidane
mengatakan, aspek mental itu yang kemungkinan besar dapat menghentikan performa
tim untuk dapat terus memetik kemenangan. Sebab jika mereka terus berada dalam
keadaan terpuruk,  hasil-hasil minor
sudah pasti akan terus bermunculan ke depannya. Seperti dilansir dari Football
Espana pada hari Senin, 15 Januari 2018,  pelatih berumur 45 tahun itu menilai, para
striker pun telah menembak tepat ke arah  sasaran namun mereka tetap tak berhasil untuk
menciptakan gol. Sementara ketika rebound, tim tak berada di ujung arah bola. Tanpa
kenal rasa lelah, ia pun berharap agar skuad didikannya secara menyeluruh bisa
terus bekerja keras demi memetik kemenangan di pertandingan berikutnya untuk
memangkas jarak ketertinggalan dengan klub – klub yang berada di atas mereka
sekarang ini.

x

Hi!
I'm Joan!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out