Strategi Promosi Pemasaran Caffe Phobia di Bandung Dian Amilia

Strategi
Promosi Pemasaran Caffe Phobia di Bandung

Dian
Amilia

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik, Universitas Komputer Indonesia

[email protected]

ABSTRACT

Manny consumers are
still feeling discomfort when visiting a Caffe because the parking area lot is
not broad and the space provided. By making a Caffe then can help human
resources which is where our job opening. Here Caffe Phobia to provide a
different place, where the convenience of consumers who are most preferred by
offering strategic locations and an affordable price. The method used by google
forms by searching for respondents to strengthen the data required. As a result
of a survey by more than has been set and that is how much public enthusiasm in
participating. The involvement of between producers and consumers are also very
important for the on going promotion activities and marketing where consumers
are going to be the target.

Keywords
: Consumers, Caffe,, Method, Promotion, Marketing.

 

1.      PENDAHULUAN

Latar Belakang

Semakin berkembang
nya dunia bisnis saat ini semakin mendorong minat untuk membangun sebuah
bisnis. Bisnis tersebut dibuat atas dasar keinginan diri yang kuat serta
pengalaman ilmu yang telah didapat. Dalam membangun usaha atau bisnis memang
tidaklah mudah, banyak hambatan yang akan dihadapi dan salah satunya yaitu
masalah biaya. Tetapi dengan niat serta tekad yang kuat maka bisnis akan
berjalan dan juga didasari pada kepercayaan dari orang-orang terdekat.
Membangun suatu bisnis adalah kegiatan yang positif dan dapat mengembangkan SDM.

Caffe sendiri
merupakan tempat untuk kita melakukan aktivitas berkumpul dengan teman, meminum
kopi, memesan makanan ringan atau bisa juga dijadikan tempat untuk mengerjakan
tugas.  Caffe juga kini semakin
berkembang dengan menarik minat remaja di kota Bandung, persaingan di dunia
bisnis dalam membangun Caffe juga begitu ketat sehingga kami membuat konsep
semenarik mungkin agar berbeda dengan yang lain. Konsep Caffe yang kami buat dengan
spot yang instagramable, ruangan disesuaikan mood dengan penyesuaian warna
tertentu, menyediakan hotspot, ruangan ber-AC, suasana yang nyaman serta
menyediakan smoking area dengan tempat yang luas untuk konsumen agar terasa
aman, live musik pada malam hari, penempatan nama untuk produk makanan, minuman
serta cara penyajian yang unik. Harga produk makanan ataupun minuman juga kami
jual dengan harga yang terjangkau menyesuaikan dengan harga mahasiswa dan dapat
dinikmati oleh seluruh kalangan. Agar Caffe terus berkembang maka kami berusaha
semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan memperbaiki suasana
ruangan agar tidak membosankan.

Promosi merupakan
kegiatan dalam memberikan informasi kepada khalayak mengenai produk atau jasa
yang akan diberikan, sedangkan pemasaran merupakan usaha dalam memberikan
kepuasan kepada konsumen dan memenuhi segala kebutuhan yang di inginkan oleh
konsumen sehingga menciptakan suatu kepuasan tersendiri dengan usaha untuk
meyakinkan konsumen agar membeli produk yang ditawarkan dengan memfokuskan pada
keperluan pelanggan sehingga akan mendapatkan hasil atau profit.

Nama Caffe Phobia
sendiri memiliki arti yang unik yaitu dimana setiap orang pasti memiliki
ketakutan atau kelemahan dalam dirinya, tetapi seketika ketakutan itu sendiri
akan hilang ketika anda berkunjung ke Caffe Phobia karena kenyamanan serta
fasilitas yang kami berikan kepada konsumen.

Untuk dapat menarik
minat dari konsumen maka Caffe Phobia melakukan promosi pemasaran, yang dimana
promosi pemasaran sendiri memberikan informasi kepada target konsumen mengenai
produk yang akan ditawarkan melalui secara langsung dan memalui penyebaran
brosur dengan informasi yang diberikan seperti daftar harga produk, fasilitas
dan alamat lengkap. Promosi dilakukan juga melalui media sosial seperti
Instagram, Twitter dan Facebook karena masih banyak remaja yang menggunakan
media sosial tersebut jadi sesuai dengan target yang ditentukan. Caffe Phobia
seringkali memberikan bonus bagi para pelanggan yang sering berkunjung dengan
membagikan voucher diskon untuk seluruh produk yang ditawarkan oleh Caffe
Phobia.

Promosi merupakan
kegiatan dalam memberikan informasi kepada konsumen yang akan dijadikan target
pasar. Maka dari itu diperlukan kegiatan promosi untuk dapat mengetahui cara
membujuk konsumen seperti yang dikutip dari buku ahli yang mengatakan bahwa “Promosi
adalah kegiatan dalam memberikan informasi untuk dapat membujuk konsumen
sehingga dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli atau tidak suatu
produk.” Menurut Boone dan Kurtz (2002: 129)

Pemasaran yaitu
kegiatan yang menawarkan barang atau jasa kepada konsumen sehingga terjadi
pertukaran antara nilai dan kepuasan. Dikutip dari buku mengenai pemasaran, ada
yang mendefinisikan bahwa “Pemasaran adalah proses yang menawarkan produk
kepada pihak lain sehingga melibatkan dua pihak antara perusahaan dan
konsumen.” Menurut Boyd, dkk (2000: 4)

Selain menggunakan kegiatan
promosi dan pemasaran maka diperlukan juga adanya sistem pemasaran. Seperti
yang dikutip dari buku ahli yang mengatakan bahwa “system pemasaran dapat
dibentuk melalui kegiatan integreted
marketing relationship marketing, internal
marketing dan social
responsibilitymarketing sehingga dapat meningkatkan persaingan dengan
perusahaan lain.” Eddy Soeryanto Soegoto (2014: 161)

Seperti yang dikutip dari buku
bahwa mempromosikan suatu produk membutuhkan strategi, seorang ahli yang dalam bidang
kewirausahaan yaitu mengatakan bahwa “Dalam mempromosikan suatu produk harus
memiliki kepiawaian serta memiliki strategi yang tepat melalui penjualan secara
langsung dan memiliki hubungan dengan masyarakat yang baik agar dapat
meningkatkan nilai jual dari perusahaan.” Eddy Soeryanto Soegoto (2014: 291) ”

Caffe Phobia adalah
sebuah tempat yang nyaman untuk berkumpul dan bersantai bersama teman-teman.
Pelayanan yang diberikan oleh Caffe Phobia untuk konsumen sangat maksimal agar
pelanggan merasakan kepuasan. Caffe Phobia juga menawarkan berbagai produk
makanan dan minuman dengan nama-nama yang unik seperti nama Caffe yang kami
buat dan juga agar selalu di ingat oleh konsumen.

Adapaun produk
makanan yang ditawarkan seperti pisang goreng geprek, roti bakar meleleh, dim
sum seafood, nachos lumer, innokitake goreng, hot chicken crispy, mie ekstra
lada. Sedangkan untuk produk minuman sendiri seperti thai tea bubble, milkmilk
shake, lemonade tea, smoothie fruit, macchiato coffe, yogurt mix fruit, mojito
lava. Karena usaha Caffe Phobia yang masih baru dibuka maka menu makanan
ataupun minuman yang ditawarkan masih hanya ada beberapa saja, tetapi sudah ada
konsumen yang memberikan saran agar menu makanan dan minuman terus bertambah
dan bervariasi dengan berbagai rasa.

Caffe Phobia bertujuan
untuk menciptakan tempat berkumpul yang nyaman dan dinikmati dari berbagai
kalangan serta dengan harga yang terjangkau dan lokasi yang strategis. Membuka
bisnis Caffe juga merupakan usaha menjanjikan dengan hasil omzet harian yang
cukup besar apa lagi disaat musim liburan. Dengan strategi promosi dan
pemasaran yang tepat maka akan memberikan peluang omzet yang semakin meningkat
juga akan mendatangkan pelanggan.

Isu permasalah yang
seringkali di hadapi dalam berbisnis Caffe yaitu banyaknya konsumen yang
mengeluhkan mengenai pelayanan yang lambat, menu makanan dan minuman yang
kurang bervarian hingga kurangnya lahan parkir sehingga konsumen merasakan
kerepotan dalam mencari tempat untuk memarkirkan kendaraannya. Selain isu yang
tadi disebutkan maka dari segi harga juga sangat berpengaruh dalam menentukan
lancar atau tidak nya usaha Caffe yang dijalani, karena jika berbisnis Caffe
tetapi memasang harga yang cenderung mahal maka konsumen tidak akan mengunjungi
Caffe yang kita bisniskan, konsumen lebih cenderung mencari tempat yang jauh
lebih terjangkau dengan manfaat yang sesuai kebutuhan. Dalam menjalankan usaha
juga harus paham tentang costumer
perceived value  sehingga pelaku
bisnis tidak mengalami kesulitan dalam menentukan harga untuk produk yang
dijual. Menentukan harga untuk suatuuu produk yang akan dijual juga harus
dilihat dari segi manfaat dari produk makanan atau minuman yang akan
ditawarkan. Pelayan juga memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan
pelayanan kepada konsumen agar konsumen merasa nyaman selama berkunjung di
Caffe, palayan juga harus diberikan pengarahan mengenai etika selama bekerja.
Sebelum menerima karyawan untuk bekerja maka harus mengikuti beberapa test agar
karyawan sesuai dengan apa yang di inginkan oleh perusahaan, jika karyawan
telah lolos melakukan berbagai test yang telah diberikan maka dilakukan
perjanjian agar karyawan dapat mentaati aturan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan
dan jika karyawan melanggar aturan yang telah ditetapkan maka harus siap
menerima konsekuensi atau sanksi yang telah disetujui oleh kedua pihak antara
karyawan dan pemilik perusahaan.

 

2.      METODE

Adapun rancangan
kegiatan yang dilakukan yaitu  :

1.     
Segmentasi
pasar dalam menentukan konsumen

Segmentasi adalah menentukan atau
mengelompokan pembeli berdasarkan kebutuhan. Dalam menentukan segmentasi juga
dibagi kedalam beberapa faktor seperti :

·        
Faktor
geografi

Untuk
menentukan wilayah pemasaran hanya di kota Bandung

·        
Faktor
demografi

Target
yang ditentukan dari berbagai usia dan dari berbagai kalangan

·        
Faktor
psikologis

Untuk
konsumen yang cenderung konsumtif

2.     
Promosi
pemasaran

Untuk menarik minat dari konsumen
maka promosi yang dilakukan yaitu melalui media sosial seperti Instagram,
Facebook dan Twitter, juga melalui media cetak seperti penyebaran melalui
brosur dengan memberikan informasi dengan perincian harga yang lengkap.

Nama yang unik juga merupakan
pendukung dalam promosi yang dimana agar dapat dengan mudah dikenal dan di
ingat oleh konsumen. Melalui penyebaran brosur dengan menggunakan nama yang
unik juga membuat konsumen tergerak untuk mengunjungi tempat dan merasakan suasana
Caffe, karena dalam tiga detik pertama orang melihat brosur maka akan tertuju
dengan desain dan nama yang ditampilkan maka akan membuat yakin terhadap
konsumen akan produk yang ditawarkan.

3.     
Membuka
peluang Delivery Order

Seiring dengan perkembangan
teknologi dan kesibukan manusia akan kegiatan yang dilakykan nya maka semakin
besar mereka untuk bermalas-malasan untuk membeli makanan diluar apa lagi tidak
sempat untuk mendatangi Caffe untuk membeli makanan, maka dari itu Caffe Phobia
menawarkan Delivery Order untuk konsumen agar dengan mudah melakukan pemesanan
hanya melalui handphone dan tidak menunggu waktu yang lama maka orderan atau
pesanan yang di inginkan akan segera menuju ke tempat konsumen.

4.     
Menjadi
sponsor dalam berbagai kegiatan

Menjadi bagian dari suatu
kegiatan baik internal maupun eksternal juga sangat dibutuhkan karena dapat
meningkatkan nilai penjualan juga dapat dijadikan moment untuk mempromosikan
produk yang ditawarkan dengan menggunakan nama yang unik yaitu Caffe Phobia maka
akan membuat khalayak penasaran dan tergerak untuk melakukan aksinya dengan
mengunjungi Caffe Phobia.

5.     
Dengan
berkembangnya teknologi maka promosi pemasaran dapat juga dilakukan melalui
kegiatan endorse atau biasa disebut dengan brand ambasador yang dimana orang
tersebut memiliki pengaruh atau dapat mempengaruhi orang lain untuk membeli
produk yang di tawarkannya. Melalui endorse juga mereka memberikan informasi
secara keseluruhan mulai dari segi produk hingga harga produk yang ditawarkan.
Dalam menentukan seseorang yang cocok untuk di jadikan brand ambasador yaitu
mereka yang mampu mempengaruhi khalayak luas serta memiliki follower di media sosial yang cukup
banyak.

6.     
Promosi
pemasaran yang unik melalui penyebaran brosur yang dimana brosur sendiri di
desain dengan semenarik mungkin agar target yang dituju mau membaca informasi
apa yang ada di brosur tersebut.

Teknik yang
digunakan untuk memilih responden atau khalayak sebagai sasaran yaitu :

1.     
Purposive

Teknik ini mencari khalayak yang
diperlukan dalam memperoleh informasi yang dimana paling di utamakan dari
kalangan mahasiswa di kota Bandung karena sesuai dengan kriteria yang
ditentukan.

2.     
Kuota

Kuota disini hanya membutuhkan
informan anak muda dengan target 20 orang untuk memberikan pendapatnya. Disini
menggunakan responden dengan target 20 orang agar data yang diperoleh akurat.

3.     
Sequential

Respon dari berbagai kalangan
akan terus dibuka sampai responden itu sendiri sesuai dengan data yang
dibutuhkan.

Bahan dan alat yang
digunakan :

Selama melakukan
survey kepada konsumen terhadap pelayanan yang di berikan menggunakan alat
bantu melalui google form yang dimana membuat formulir secara online dan
menyebarkan link kepada seluruh konsumen yang datang untuk mengetahui apakah
merasakan kepuasan dan kenyaman selama berada di Caffe Phobia dan jika hasil
dari reponden kurang memuaskan maka kami akan segera melakukan perbaikan agar
konsumen tidak berpaling ke Caffe yang lain.

Desain alat beserta
kinerja dan produktivitasnya :

Dalam kinerja
promosi pemasaran dilakukan untuk meningkatkan eksistensi caffe phobia agar
secara lebih luas dikenal oleh masyarakat. Dapat merubah tingkah laku pada
konsumen agar lebih tertarik dengan produk yang ditawarkan dan jika konsumen
tersebut tertarik maka dia akan menjadi konsumen tetap. Dengan melakukan
promosi juga banyak mendapatkan keuntungan dalam bisnis misalnya produk dapat
lebih dikenal, meningkatkan penghasilan, mengingatkan konsumen kepada produk
yang kita tawarkan dengan nama Caffe Phobia yang unik. Dalam memperkenalkan
produk kepada konsumen maka dilakukan kegiatan promotion mix (bauran promosi) yang dimana promosi ini dilakukan
untuk dapat memenuhi kebutuhan yang konsumen inginkan. Melakuakan kegiatan
promosi dan pemasaran juga harus mempertimbangkan segala biaya dan keperluan
yang akan digunakan agar sesuai dengan produktivitas penggunaannya, karena
kegiatan pemasaran juga merupakan kegiatan dalam memanajemen yang dimana
mengatur segala sesuatunya agar strategis dan sesuai dengan aturan yang telah
ditentukan.

Teknik pengumpulan
data menggunakan :

1.     
Studi
pustaka

a.      
Referensi
buku

Untuk
mendapatkan pemahaman mengenai apa yang dibahas maka diperlukan referensi buku
sebagai acuan pemikiran agar dapat mendekripsikan apa yang telah dipahami.
Referensi buku bisa didapatkan melalui membaca-baca buku dengan judul yang
berkaitan dengan pembahasan.

2.     
Studi
lapangan

a.      
Kuisioner

Responden
atau sasaran yang ditentukan maka dilakukan kuisioner melalui google form.
Disini para responden dengan bebas menentukan pilihan atau pendapat yang sudah
disediakan.

b.     
Lokasi

Lokasi
yang ditentukan untuk mendapatkan reponden yaitu di Caffe Phobia di Jalan Ir.
H. Djuanda No. 07 Bandung.

 

3.     
Wawancara

Selain melakukan survey melalui google form, kami juga menggunakan
teknik wawancara yaitu menanyakan langsung kepada konsumen mengenai pelayanan
yang telah kami berikan.

Teknik analisis
data :

Teknik analisis
data dilakukan untuk melakukan berbagai riset untuk mengidentifikasikan
permasalah-permasalah yang sedang terjadi. Salah satunya dengan menggunakan
teknik :

 

1.     
Pengumpulan
data

Pengumpulan data yang dilakukan
merupakan seluruh hasil dari proses yang telah responden berikan melalui google
form yang dilakukan secara online dengan memberikan link yang tersedia kepada
setiap pengunjung Caffe Phobia Bandung.

2.     
Memeriksa
kelengkapan data

Sebelum melakukan analisis maka
data-data yang dibutuhkan harus diperiksa kembali kelengkapannya, apakah data
yang yang diberikan kepada khalayak sudah lengkap atau belum. Jika data yang
dibutuhkan sudah lengkap maka data tersebut sudah layak untuk melakukan
analisis.

3.     
Memeriksa
kualitas data

Tahap ini dilakukan dengan
memeriksa data yang sudah diberikan kepada responden atau khalayak dengan
membaca dan memeriksa secara berulang-ulang agar data yang dibutuhkan tidak
terjadi kesalahan.

4.     
Analisis
biaya

Analisis ini dilakukan untuk
melakukan perbandingan harga dengan Caffe yang ada di wilayah kota Bandung.
Biaya untuk pemasukan dan pengeluaran juga harus sesuai agar bisnis terus
berjalan dengan lancar.

Setiap bisnis atau
usaha yang dilakukan pasti memiliki kekurangan maupun kelebihannya
masing-masing misalnya bisnis Caffe Phobia di Bandung yaitu :

 

1.     
Kelebihan

a.      
Harga
terjangkau

b.     
Tempat
nyaman

c.      
Lokasi
strategis

d.     
Tempat
parkir yang luas

e.      
Makanan
dengan berbagai varian rasa

f.      
Minuman
dengan berbagai rasa yang unik

g.      
Caffe
Phobia buka pada pukul 10.00 WIB – 23.00 WIB

 

 

2.     
Kekurangan

a.      
Banyaknya
tuntutan konsumen terhadap menu yang ingin terus bertambah

b.     
Kurangnya
karyawan yang bekerja

c.      
Persaingan
harga yang semakin ketat

d.     
Caffe
Phobia masih belum dikenal khalayak luas

3.     
Kebutuhan
konsumen

a.      
Caffe
Phobia menyediakan makanan dan minuman dengan harga yang sangat terjangkau

b.     
Lokasi
yang strategis sehingga dapat dijangkau dengan mudah

c.      
Konsumen
menginginkan tempat berkumpul yang nyaman

4.     
Persaingan

Dalam membangun sebuah usaha atau
bisnis tidaklah mudah karena di kota besar seperti Bandung sudah memiliki
lumayan banyak tempat-tempat nongkrong atau berkumpul seperti Caffe. Semakin
banyaknya Caffe yang ada maka semakin besar peluang dalam bersaing di dunia bisnis.
Persaingan yang dirasakan yaitu mulai dari promosi harga yang ditawarkan hingga
fasilitas yang disediakan. Sebagai pelaku bisnis kita tidak boleh putus asa dan
harus terus mengembagkan ide dengan menciptakan inovasi-inovasi terbaru, mulai
dari dekorasi ruangan yang nyaman, varian makanan atau minuman dan semua yang
dibutuhkan oleh konsumen, dalam pemberian promo yang besar-besaran juga sangat
dibutuhkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

Grafik hasil dari responden

 

 

 

 

Hasil pengolahan
data

Hasil selama
melakukan pengolahan data yang diberikan kepada responden atau khalayak melalui
google form dan dilihat dari grafik maka
hasil yang didapat yaitu :

1.     
Mencapai
50 responden, yang dimana telah melebihi dari yang ditargetkan hanya 20
responden. Jadi, banyak konsumen yang antusias mengikuti survey yang dilakukan.

2.     
Jenis
kelamin mendapatkan respon sebanyak :

Laki-laki 42%

Perempuan 58%

Jadi, dari hasil survey dapat
dilihat bahwa pengunjung Caffe Phobia lebih banyak dari perempuan yang dimana
pada dasarnya perempuan menyukai nuansa Caffe Phobia.

3.     
Pekerjaan

Dilihat dari perhitungsn grafik
maka dominan pengunjung Caffe Phobia adalah pelajar/mahasiswa.

4.     
Apakah Caffe yang pernah anda kunjungi memberikan
harga yang terjangkau?

Dilihat
dari perhitungan grafik maka pengunjung merasakan bahwa harga yang diberikan
masih lumayan terjangkau dengan responden yang setuju sebanyak 74%.

5.     
Apakah Caffe yang pernah anda kunjungi memiliki
tempat yang nyaman?

Dilihat
dari perhitungan grafik mengenai kenyamanan Caffe maka responden setuju dan merasakan
nyaman sebanyak 90%.

6.     
Apakah lokasi-lokasi Caffe di Bandung sudah
strategis?

Dilihat
dari perhitungan grafik mengenai lokasi Caffe yang strategis maka responden
yang menyatakan lokasi sudah strategis sebanyak 70%.

7.     
Apakah anda pernah menemukan nama Caffe yang unik
di Bandung?

Dilihat
dari perhitungan grafik mengenai sebauh nama Caffe yang unik maka hasil dari
responden menyatakan bahwa mereka menemukan nama yang unik sebanyak 54%.

8.     
Apakah pelayanan di Caffe yang anda kunjungi
sudah maksimal?

Dilihat
dari perhitungan grafik mengenai pelayanan maka responden yang menyatakan
pelayanan sudah maksimal sebanyak 76%.

9.     
Apakah promosi yang dilakukan oleh Caffe yang
anda kunjungi sudah sesuai?

Dilihat
dari perhitungan grafik mengenai promosi maka respon yang menyatakan promosi
sudah sesuai sebanyak 68%.

Menginterpretasikan
penemuan secara logis

Dari data yang
telah diperoleh maka dalam menyusun strategi promosi pemasaran sangat
diperlukan karena untuk mencapai sasaran konsumen yang ditentukan. Salah
satunya menggunakan integrated marketing
communication, kegiatan tersebut sangat kreatif. Konsep dari integrated marketing communication yang
digunakan yaitu melalui kekuatan media online seperti media sosial Instagram,
Twitter dan Facebook. Selain menggunakan media online, kami juga menggunakan
media cetak seperti banner dan
brosur. Melakukan promosi dapat dilakukan melalui sales promotion dan personal
selling. Sales promotion merupakan
kegiatan jangka pendek dalam menawarkan produknya kepada konsumen, sedangkan personal selling merupakan kegiatan yang
dilakukan secara bertatap muka atau secara langsung mendatangi dan menawarkan
produk kepada konsumen.

Strategi promosi
berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan, terutama
promosi di media sosial yang dimana dalam penyebaran informasinya langsung
tersebar dengan luas. Sedangkan dalam promosi menggunakan media cetak seperti
penyebaran brosur mengalami berbagai hambatan yang salah satunya adalah masih
banyak masyarakat yang tidak menerima brosur yang diberikan bahkan ada yang
tidak membaca informasi yang ada di brosur tersebut.

Pemasaran merupakan
kegiatan yang dilakukan untuk memberikan informasi kepada khalayak mengenai
produk yang akan ditawarkan dan juga mengenalkan produk hingga harga yang
disediakan. Dengan melakukan kegiatan pemasaran juga membantu masyarakat
menjadi mengenali produk. Pemasaran merupakan pertukaran yang dilakukan oleh
produsen dengan konsumen yang akan menghasilkan suatu nilai dan kepuasan.
Pemasaran juga termasuk ke dalam kegiatan manajemen yang dimana mengatur segala
sesuatu proses pemasaran yang akan dilakukan.

Dari hasil data
survey juga membuktikan bahwa harga yang terjangkau, tempat yang nyaman, lokasi
yang strategis, nama Caffe Phobia yang unik, pelayanan dan promosi yang tepat
akan mendatangkan konsumen atau pelanggan tetap yang bisa dijadikan peluang
oleh pelaku bisnis tersebut.

Implikasi dari temuan  

Jika strategi promosi berjalan
dengan baik maka target yang dituju akan sesuai dengan sasaran yang di
inginkan.

Jika pemasaran dapat dijalankan
dengan baik maka produk yang kita buat dan informasi yang disampaikan kepada
masyarakat akan tersampaikan dengan baik.

4.
KESIMPULAN

Strategi promosi
merupakan kegiatan menawarkan barang kepada konsumen atau masyarakat dengan
sasaran yang ditentukan oleh segmentasi pasar. Strategi sendiri merupakan cara
untuk menyusun atau merencanakan sesuatu agar sesuai dengan target yang
ditentukan.

Pemasaran merupakan
kegiatan memberikan informasi atau menyebarkan informasi kepada masyarakat
mengenai produk yang ditawarkan, agar masyarakat mengetahui adanya produk baru.
Dalam pemasaran juga bisa dilakukan melalu media sosial maupun media cetak. Media
sosial yang digunakan yaitu Instagram, Twitter dan Facebook karena banyak anak
muda yang menggunakan media sosial tersebut jadi sesuai dengan apa yang akan
ditargetkan. Sedangkan media cetak nya menggunakan brosur yang dimana itu
digunakan untuk menyebarkan informasi atau memberikan informasi secara langsung
kepada konsumen.

Teknik pengumpulan
data yang digunakan yaitu melalui survey google
form. Disini para konsumen diberikan beberapa pertanyaan melalui sebuah
link dan dapat di isi sesuai dengan apa yang dirasakan tanpa ada nya paksaan.
Konsumen disini kita sebut sebagai responden. Target responden yang kami batasi
hanya 20 orang saja tetapi hasil yang didapat melebihi dari apa yang sudah
dibatasi yaitu mencapai 50 responden, yang artinya banyak konsumen yang
antusias dalam mengikuti kegiatan survey tersebut.

5.      REFERENSI

Soegoto, E. S. 2009.
Entrepreneurship: Menjadi Pebisnis Ulung.
Elex Media Komputindo.

Tjipto Fandy&Gregorius
Chandra. 2012.Pemasaran Strategik Edisi 2.
Yogyakarta: C.V ANDI.

Joseph P. Cannon, William D.
Perreault, Jr., E. Jerome McCarthy. 2008. Basic
Marketing, A Global-Managerial Approach. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Kotler, Philip. 2002. Manajemen Pemasaran. Jakarta:
Prenhallindo.

Davey Rod&Jacks Anthony .
2001. Meningkatkan Kinerja Pemasaran.
Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Rangkurit Freddy. 2009. Strategi Promosi yang Kreatif. Jakarta:
PT Gramedia Pustaka Utama.